FAKTOR-FAKTOR PENDORONG MOBILITAS SOSIAL

2 Des

Situasi pendorong mobilitas sosial dapat dibedakan menjadi beberapa faktor berikut.

a. Faktor Struktural

Faktor struktural adalah jumlah relatif dari kedudukan tinggi yang bisa dan harus diisi serta kemudahan untuk memperolehnya.

Yang termasuk dalam cakupan faktor struktural antara lain:

1) Struktur Pekerjaan

Di setiap masyarakat terdapat beberapa kedudukan tinggi dan rendah yang harus diisi oleh anggota masyarakat yang bersangkutan.

Biasanya ini terkait dengan kegiatan perekonomian masyarakat tersebut.

2) Perbedaan Fertilitas

Setiap masyarakat memiliki tingkat fertilitas (kelahiran) yang berbeda-beda. Tingkat fertilitas akan berhubungan erat dengan jumlah

jenis pekerjaan yang mempunyai kedudukan tinggi atau rendah. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap proses mobilitas sosial

yang akan berlangsung.

3) Ekonomi Ganda

Suatu negara mungkin saja menerapkan sistem ekonomi ganda (tradisional dan modern). Hal ini tentu akan berdampak pada

jumlah pekerjaan, baik yang berstatus tinggi maupun yang rendah.

b. Faktor Individu

Faktor individu adalah kualitas orang perorang baik ditinjau dari segi tingkat pendidikan, penampilan, maupun keterampilan pribadi.

Adapun yang termasuk dalam cakupan faktor individu adalah sebagai berikut.

1)  Perbedaan Kemampuan

2)  Orientasi Sikap terhadap Mobilitas

3)  Faktor Kemujuran

c. status sosial

setiap manusia dilahirkan dalam status sosial yang dimiliki oleh orang tuanya, karena ketika ia dilahirkan tidak ada satu manusia pun yang memiliki statusnya sendiri. apabila ia tidak puas dengan kedudukan yang diwariskan orang tuanya, ia dapat mencari sendiri lapisan sosial yang lebih tinggi dengan melihat kemampuan dan jalan yang di tempuh dan hal ini hanya terjadi dalam masyarakat yang memiliki struktur sosial yang luwes.

d. keadaan ekonomi

keadaan ekonomi dapat mendorong terjadinya mobilitas sosial sosial. orang yang hidup dalam keadaan ekonomi yang serba kekurangan, kemudian mereka yang tidak mau menerima keadaan ini berpindah tempat tinggal ke daerah lain atau ke kota besar. secara sosiologis mereka dikatakan mengalami mobilitas.

e. situasi politik

situasi politik dapat menyebabkan terjadinya mobilitas sosial suatu masyarakat dalam sebuah negara. keadaan negara yang tidak menentu akan mempengaruhi situasi keamanan yang bisa mengakibatkan terjadinya mobilitas manusia ke daerah yang lebih aman.

f. kependudukan (demografi)

faktor kependudukan biasanya menyebabkan mobilitas dalam arti geografik. pertambahan jumlah penduduk yang pesat mengakibatkan sempitnya tempat pemukiman dan kemiskinan semakin merajalela. keadaan demikian mendorong sebagian warga masyarakat mencari tempat kediaman yang lain.

g. keinginan melihat daerah lain

adanya keinginan melihat daerah lain mendorong masyarakat untuk melangsungkan mobilitas geografik dari satu tempat ke tempat yang lain.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: