Hubungan struktur sosial dan mobilitas sosial

3 Des

Mobilitas sosial merupakan perpindahan status atau kedudukan dari satu lapisan ke lapisan yang lain. Perpindahan tersebut terjadi dalam suatu struktur sosial yang berdimensi vertikal, artinya mudah-tidaknya seseorang melakukan mobilitas sosial tergantung pada struktur sosial masyarakatnya.

  • Mobilitas Sosial dalam Sistem Stratifikasi Sosial Terbuka

Masyarakat yang memiliki sistem stratifikasi sosial terbuka  memiliki kesempatan untuk melakukan mobilitas sosial vertikal bagi para anggota masyarakatnya. Mobilitas sosial vertikal yang terjadi dapat berupa social climbing maupun social sinking. Hal ini terjadi karena pada masyarakat yang berstratifikasi sosial terbuka komunikasi antaranggota masyarakat dari berbagai strata bersifat lebih terbuka serta proses komunikasi dan perubahan berjalan lebih lancar. Misalnya pada masyarakat modern.

  • Mobilitas Sosial dalam Sistem Stratifikasi Sosial Tertutup

Pada masyarakat yang menganut sistem stratifikasi sosial tertutup kemungkinan terjadinya mobilitas sosial vertikal sangat kecil. Hal ini terjadi karena masyarakatnya lebih mengutamakan nilai-nilai tradisional. Contoh masyarakat bersistem kasta.

Dari uraian di atas, jelas terdapat hubungan antara mobilitas sosial yang terjadi pada seseorang atau sekelompok orang dengan struktur sosial masyarakat tempat seseorang atau sekelompok orang tersebut berada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: